Muasal Emas dan Perak di Bumi, Bersama dengan Turunnya Adam dan Udara?

Muasal Emas dan Perak di Bumi Bersama dengan Turunnya Adam dan Udara?
Muasal Emas dan Perak di Bumi Bersama dengan Turunnya Adam dan Udara?

Muasal Emas dan Perak di Bumi, Bersama dengan Turunnya Adam dan Udara?

Cerita adam dan udara turun ke bumi adalah cerita yang kondang atau terkenal.

Tetapi, hal turunnya mereka berdua bersamaan dengan turunnya emas dan perak di bumi jarang-jarang sekali disingkap.

Ternyata, keadaan bumi ketika mereka berdua tetap ada di surga tidak ada kandungan emasnya.

Awalnya Adam dan Udara sejak pertama kali pembuatanya ada di surga. Kehidupan mereka sarat dengan semua jenis kenikmata dan tidak merasa kan kekurangan apapun itu.

Tetapi karena menyalahi larangan Allah SWT, dengan makan buah khuldi akibatnya karena mengikuti bisikan-bisikan setan, karena itu mereka berdua pada akhirnya di turunkan ke dunia.

Tempat Turunnya Adam dan Udara

Menukil Republika, Penulis kitab Ad-Duur al-Mantsur fi at-Tafsir bi al-Ma’tsur mengatakan, Ibnu Abbas menerjemahkan ayat “Kami berfirman, ‘Turunlah kalian!” dengan Adam di turunkan dalam suatu lokasi di bumi namanya Dahnah yang berada antara Makkah dan Thaif.

Dan Ibnu Abu Hatim meriwayatkan dari Ibnu Umar, “Adam di turunkan di Shafa dan Udara di Marwah.”

Ibnu Abbas meriwayatkan, “Adam di turunkan di India dan Udara di Jeddah. Adam juga cari Udara sampai datang di Jama’, lantas Udara didekatkan padanya—karena tersebut diberi nama Muzdalifah. Pada akhirnya, mereka juga berjumpa di Jama’.

Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dan Abu Nu’aim dalam Al-Hilyah, dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, “Adam di turunkan di India. Ia merasa kesepian. Pada akhirnya, Jibril juga turun dan mengumandangkan adzan.

Waktu Turunnya Bersama dengan Turunnya Emas dan Perak

Saat dengar nama Muhammad disebut, Adam menanyakan ke Jibril, ‘Siapa Muhammad ini?’ Jibril menjawab, ‘Dia ialah anak turunanmu yang paling akhir dari kelompok nabi.”

Sejumlah teman dekat meriwayatkan jika Adam di turunkan di India. Dari mereka ialah Jabir sama seperti yang dikatakan oleh Ibnu Abu Ad-Dunya, Ibnu Al-Mundzir, dan Ibnu Asakir. Lantas, Ibnu Umar sama seperti yang dikatakan Ath-Thabrani.

Disamping itu, Ibnu Asakir meriwayatkan dari Ali yang menjelaskan jika Rasulullah bersabda, “Sebenarnya Allah membuat dunia tanpa emas dan perak didalamnya. Tetapi, saat Adam dan Udara di turunkan, di turunkan juga dengan mereka emas dan perak. Lantas, ke-2 barang itu jadi sumber faedah di bumi untuk turunan mereka. Barang itu—emas dan perak—pun jadi mahar untuk Udara, hingga tidak pantas untuk seorang menikah tanpa mahar.”

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *