borneotogel88.org – Dilansir dari situs slot mgo777, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lantas Muhamad Iqbal pastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025 lewat lajur udara, darat dan laut di Pulau Lombok dengan mengevaluasi beberapa posko dan fasilitas transportasi di wilayah itu, Kamis.
“Ke warga yang lakukan mudik agar pastikan benar (badan) pada keadaan sehat dan ikuti beberapa aturan yang terdapat, dan masih tetap berbicara dengan aparatur yang terdapat sepanjang perjalanan,” tutur Lantas Muhamad Iqbal dalam sesion interviu cegat selesai mengevaluasi posko mudik di Dermaga Helai, Lombok Barat, NTB, Kamis.
Aktivitas inspeksi posko mudik diawali dari Lapangan terbang Lombok yang berada di Kabupaten Lombok tengah.
Iqbal mengutarakan tidak ada penimbunan penumpang di teritori Lapangan terbang Lombok. Peraturan kerja jarak jauh yang sudah dilakukan oleh kementerian dan instansi membuat distribusi penumpang mudik menyebar semenjak H-7 Lebaran atau 24 Maret 2025.
Lapangan terbang Lombok mempunyai daya tambung sampai 10.000 penumpang tiap hari. Sekarang ini kemampuan penumpang pesawat udara yang tinggal landas atau landing di Lapangan terbang Lombok capai 6.000 orang tiap hari.
Sesudah mengevaluasi persiapan mudik lajur udara, Gubernur Iqbal mengarah ke Kabupaten Lombok Barat untuk mengevaluasi persiapan mudik di Dermaga Gili Mas dan Dermaga Helai.
Dermaga Gili Mas layani pelayaran jarak jauh ke arah wilayah Bima, Makassar, Surabaya, bahkan juga Banyuwangi. Dan, Dermaga Helai layani angkutan penyeberangan di antara Bali dan Lombok.
“Menurut informasi (pemudik) malah yang paling banyak dari Makassar ke Bima karena banyak mahasiswa, itu termasuk lajur mudik,” kata Iqbal.
Gubernur NTB meluangkan masuk ke kapal Pelni yang labuh di Dermaga Gili Mas. Dia masuk ruangan tunggu kelas ekonomi dan terlibat perbincangan dengan sejumlah penumpang.
Selesai mengevaluasi persiapan mudik di Dermaga Gili Mas dan Dermaga Helai, Iqbal bersama sejumlah organisasi piranti wilayah meneruskan perjalanan mengevaluasi posko mudik di Karang Jangkong yang ada di Kota Mataram.
Pada 28 Maret 2025, Karang Jangkong menjadi titik awalnya masyarakat Hindu mengarak ogoh-ogoh untuk rayakan Nyepi.
Aktivitas mengevaluasi persiapan mudik dan posko mudik Lebaran ini hari usai di Terminal Mandalika, Kota Mataram.
Iqbal lakukan peninjauan ke beberapa bis antara kota yang menanti beberapa penumpang.
“Saya menyaksikan persiapan bis-bis untuk membawa arus mudik khususnya ini arusnya terbesar dari Terminal Mataram ke Dompu dan Bima. Ada 70 bis yang lakukan perjalanan tiap hari,” ucapnya.